About

analisis Puisi "Mencari Galih dari Kangkung"



Analisis puisi, pemahaman tentang sebuah makna yang terkandung didalam maupun diluar karya puisi merupakan sebuah tindakan Analisis puisi. tindakan ini bermaksut untuk menggali makna yang tersirat. admin ini selalu dan setiap hari menyajikan sebuah posting yang bertemakan dengan Analisis puisi. jangan bingung ketika mencari sesuatu yang berbau sastra khususnya dunia Analisis puisi.
contoh analisis puis, pengelompokan menjadi satu dari Analisis dari berbagai sumber dan dijadikan satu menjadi contoh analisis puisi. sehingga para pembaca tidak perlu berkunjung kemana-mana, admin inlah yang menjadi pilihan tepat dalam dunia Analisis puisi.


kritik dan saran untuk meningkatkan Analisis puisi berikutnya.


Puisi Mencari Galih dari Kangkung
Dapat diketahui di dalam potongan teks puisi di bawah ini mengenai ajaran Buddha mengenai kebijaksanaan di dalam kehidupan dan reinkarnasi (penjelmaan kembali setelah makhluk tersebut meninggal dunia). Hal tersebut dapat diketahui dari kata-kata melihat manusia lahir bukan untuk mati, tapi untuk dilahirkan kembali, dalam penderitaan dan kesengsaraannya (reinkarnasi) dan yang kaubajak kebijaksanaan, yang kautabur kepercayaan, mata bajakmu kehendak teguhmu (kebijaksanaan dalm menjalani kehidupan).






Gambar yang terdapat di dalam potongan teks puisi di bawah ini dapat diasumsikan sebagai sifat kebuddhaan (Buddhisme). Sifat Buddhiisme yang dimaksud merupakan ajaran mengenai pencerahan yang hanya datang dari sang Buddha dan untuk mendapatkan pencerahan tersebut seseorang hendaknya menjalani kehidupannya dengan bijaksana. 







Di dalam potongan teks puisi di bawah ini dapat diketahui ajaran Buddha mengenai khidupan yang sejati. Hal tersebut dapat diketahui dari kata-kata di dalam potongan teks puisi di bawah ini. Kata-kata yang dapat menunjukkan hal tersebut adalah Maka ajaranmu bilang: jika kau merasa telah menemukan Buddha, kau justru harus membunuh Buddha itu, lalu pergi lagi mencari pencerahanmu (mengajarkan bahwa yang ada di dunia adalah kepalsuan dan tak ada yang abadi sekalipun itu terlihat baik belum tentu baik dalam pandangan orang lain atau dalam pandangan Tuhan).
Perupa yang membuat gambar ilustrasi di dalam teks puisi Mencari Galih dari Kangkung dapat dikatakan sebagai perupa sekaligus ilustrator yang hebat dan cerdas sebab bisa menyampaikan pesan yang ingin disampaikan pengarang melalui karyanya dengan tidak menggambarkan kangkung ke dalam teks puisi. Gambar ilustrasi yang dibuat justru sosok Buddha. Sosok Buddha yang putih digambarkan di tengah-tengah kegelapan (warna hitam) sehingga bila dicermati dengan seksama akan diperoleh ‘lorong kosong’ (kekosongan dalam isi, dan isi dalam kekosongan), seperti ajaran Buddha bahwa kosong adalah isi dan isi adalah kosong (dengan begitu manusia dapat mencari kesejatian hidup).







Ajaran serupa juga terdapat di dalam potongan teks puisi di bawah ini. Hal tersebut dapat diketahui dari kata-kata pencerahan pun bisa ditemukan, dalam sebuah pantat, bila kami bisa member jawab: Mana dara yang menari, hingga dari pantatnya keluar api, membakar kami sampai mati. Dari kata-kata tersebut dapat diketahui bahwa hal yang dianggap buruk dan berdosa dapat dijadikan seseorang sebagai pembelajaran di dalam hidupnya (belum tentu yang dianggap buruk merupakan keburukan yang di dalam tidak dapat digali makna kebaikannya).






Gambar dan teks puisi di dalam puisi Mencari Galih dari Kangkung saling terikat dan terkait untuk menunjukkan kebijaksanaan yang terdapat di dalam ajaran Buddha untuk mencapai pencerahan manusia supaya menjadi manusia yang sejati.

1 comment:

panchozahnow said...

Slot machine apps at JamBase, USA - JTHub
Slot machine 시흥 출장마사지 apps at JamBase, USA. Slot 창원 출장샵 machine apps at JTHub JamBase: 여수 출장샵 $5 free slot machine app for 성남 출장마사지 iPhone Slot machine apps at JTHub Casino 남원 출장샵 Bonus.