About

analisis puisi "Puisi Bisikan Daun-Daun Sabda" Sindhunata

Analisis puisi, tidak bosan-bosannya admin ini mengucapkan salam sastra terhadap semua kawan yang mencintai dunia sastra khusunya Puisi. banyak orang masih kebingunga tentang makna atau kandunngan yang terdapt didalam puisi tersebut, caranya mudah kalau kawan semua mau mempelajari, maka dari itu admin ini menyajikan tentang Contoh-contoh analisis puisi.

Contoh analisis puisi, didalam ini ini banyak terdapat kajian dan analisis yang membahas tentang dunia Puisi, untuk Analisis ini mdengan pendekatan dengan teori Semiotika yang menggabungkan anatara gambar ilustrasi dengan teks puisisnya.

admin ini akan berjalan kesinambungan sehingga mengharapkan kritik dan saran juga diterakan agar dalam menganalisi khusunya puisi dapatlebih baik dari sebelumnya

Puisi Bisikan Daun-Daun Sabda
Gambar yang terdapat di dalam potongan teks puisi di bawah ini berupa tiga daun yang di atasnya terdapat gambar mata (sesuai dengan judul puisinya mengenai daun-daun, yaitu Bisikan Daun-Daun Sabda) dan di bawah teksnya terdapat sebuah batu. Kata-kata di dalam judul puisi Bisikan Daun-Daun Sabda dapat diartikan sebagai firman-firman dari Tuhan yang dapat membuat hati seseorang bergetar untuk menjadikannya sebagai manusia pilihan.
Hal tersebut juga dapat diketahui dari kata-kata di dalam potongan teks puisi di atas. Kata-kata yang dapat menunjukkan hal tersebut adalah Suara itu menggugah aku, Dan jatuhlah daun-daun tua itu, Menyanyikan bisikan sabda-Nya. Sementara itu gambar batu dapat diartikan sebagai teguhnya keyakinan (mengingat sifat keras dari batu dapat pula diartikan keras/teguhnya keyakinan seseorang).
Gambar dan teks puisi di dalam puisi Bisikan Daun-Daun Sabda saling terikat dan terkait untuk menunjukkan keyakina seseorang terhadap firman-firman dari Tuhan (melalui apapun dan siapapun yang dikehendaki oleh Tuhan) supaya kehidupan seseorang dapat menjadi lebih baik (selalu di jalan Tuhan).

No comments: