About

Analisis Puisi: Sega Thiwul

Analisis Puisi, mempelajari dari karya orang lain setidaknya memberikan sebuah pelajaran dan referensi ketika kita berkehendak menciptakan sebuah karya, khususnya dalam dunia sastra yaitu Puisi. salah satunya dengan Analisis Puisi, mencangkup dari kritik dan saran selain itu juga mencaari kandungan pesan yang ingin disampaikan. dalam hal tersebut menggunkan suatu pendekatan yaitu sebuah teori. dalam admin ini menggunkan teori Semiotika yang memanfaatkan tanda-tanda ikonis didalam maupun diluar karya.
Contoh Analisis Puisi,admin ini selalu memberikan sebuaqh Contoh Analisis Puisi, dikarena sekarang masih minim bahan perbandingan dalam dunia Analisis Puisi.

Puisi Sega Thiwul
Di dalam potongan teks puisi di bawah ini dapat diketahui kehidupan seseorang yang sederhana dan seadanya (digambarkan dengan sega thiwul atau nasi dari bahan baku ketela pohon yang identik dengan makanan tradisional dan orang-orang tidak mampu sebab harganya lebih murah dibandingkan dengan nasi dari beras). Hal tersebut dapat diketahui dari kata-kata Sepring thiwul ini juga rezeki Tuhan, Makanlah maka kau akan kenyang dengan kesederhanaan.



Gambar yang terdapat di dalam potongan teks puisi di bawah ini dapat diasumsikan sebagai fase kehidupan manusia dari masa muda ke masa tua ketika ia hampir mendekati maut untuk berusaha selalu bersikap hidup sederhana  agar menjadi manusia yang dapat menjadi manusia yang berkualitas di hadapan Tuhan sebab Tuhan tidak menyukai umat yang berlebih-lebihan.


Hal tersebut digambarkan kulit tangan yang terlihat masih kencang sampai kulit tangan yang keriput dengan menggenggam bungkusan dari daun pisang yang dibungkus dengan menyelipkan lidi dan sesosok wanita tua yang tersenyum. Senyum wanitua tua itu dapat diartikan sebagai lelah dan beratnya perjuangan menjadi manusia pilihan Tuhan menandakan mencoba untuk rela dan siap ketika maut datang.Gambar dan teks puisi di dalam puisi Sega Thiwul saling terikat dan terkait untuk menunjukkan berat dan lelahnya perjuangan seseorang dari masa lahir/muda hingga tua ketika maut akan datang menjemput di dalam menjalani kehidupan secara sederhana dan seadanya serta tidak berlebih-lebihan.

No comments: